Pengakuan Hak Tanah VS Sertipikat Tanah
harianjalegal.com , Hukum Agraria / Oktober 21, 2015

Pertanyaan Kita memiliki tanah yang hanya memiliki Pengakuan hak dan belum memiliki sertipikat, dan kemudian ada yang klaim tanah kita dan sudah memiliki sertipikat, kalau begitu siapa yang menang ya?“ Gambar: Sertipikat Pertama kita akan membahas tentang apa itu pengakuan hak, istilah pengakuan hak dalam Agraria dapat kita lihat dalam Peraturan Menteri Pertanian dan Agraria Nomor 2 Tahun 1962 tentang Penegasan Konvensi dan Pendaftaran Berkas Hak-Hak Indonesia Atas Tanah dimana dalam Pasal 7 disebutkan:  Mengenai hak-hak yang tidak ada atau tidak ada lagi tanda buktinya, sebagai yang dimaksudkan dalam Pasal 2 dan 3, maka atas permohonan yang berkepentingan diberikan pengakuan hak, atas dasar hasil pemeriksanaan Panitia Pemeriksaan Tanah A tersebut dalam Keputusan Menteri Negara Agraria No. Sk.113/Ka/1961 (TLN Nomor 2334).Pengakuan hak tersebut diberikan sesudah hasil pemeriksaan Panitia itu diumumkan selama 2 bulan berturut-turut di Kantor Kepala Desa, Asisten Wedana dan Kepala Agraria daerah yang bersangkutan dan tidak ada yang menyatakan keberatan, baik mengenai haknya, siapa yang empunya maupun letak, luas dan batas-batas tanahnya. Pengakuan hak yang dimaksudkan di dalam ayat (1) Pasal ini diberikan oleh Kepala Inspeksi Agraria yang bersangkutan. Jika menurut Keputusan Menteri Negara Agraria No. Sk.112/Ka/1961 jo SK 4/Ka/62 (TLN Nomor 2333 dan 2433) yang berwenang memberikan hak…