STATUS KREDIT KENDARAAN JIKA DEBITUR MENINGGAL

November 11, 2015


Pertanyaan:
Salam Pagi….
Mohon bantuan bpk/ibu sekalian. Ada kjadian, ttg seorang suami yang di rumah sakit dan akhirnya menninggal.
Almarhum meninggalkan Istri dan seorang anak. Dan juga meninggalkan hutang/kredit motor yang baru masuk angsuran 1x. yang saya tanyakan….”status kredit almarhum bagaimana..? apakah kredit almarhum bisa dilunaskan.? Ada kebijakan lainnya..? dan langkah apa yang harus dilakukan si Istri sekarang? Terimakasih.
Gambar Ilustrasi Perjanjian Kredit
Jawab:
Selamat Pagi..
Anda mengatakan bahwa Suami yang sudah Almarhum pernah melakukan Kredit kendaraan motor, yang artinya Suami pernah melakukan menandatangani Perjanjian kredit akan pembelian kendaraan tersebut.
Semenjak si Suami melakukan perjanjian kredit kendaraan tersebut maka timbul suatu kewajiban untuk membayar hutang atau angsuran dan Anda mengatakan Suami sudah melakukan angsuran pertama. Yang menjadi masalah adalah ketika orang yang berkewajiban membayar angsuran tersebut dalam hal ini Suami meninggal dunia. Secara hukum dalam Pasal Pasal 833 ayat (1)  Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPer”) yang berbunyi:
Para ahli waris, dengan sendirinya karena hukum, mendapat hak milik atas semua barang, semua hak dan semua piutang orang yang meninggal.
Artinya adalah sejak Suami meninggal maka timbullah hak terhadap Para Ahli Waris, baik itu barang yang sudah ada maupun utang piutang dari Suami. 
Anda tadi mengatakan bahwa Suami meninggalkan satu Istri dan satu orang Anak, sehingga yang menjadi pemegang hak dari hak sebagaimana disebutkan di atas adalah si Istri dan si Anak.
STATUS KREDIT BAGAIMANA? APAKAH KREDIT SUAMI BISA DILUNASKAN?
Secara hukum sebagaimana kami sebutkan di atas kredit masih tetap ada dan berlanjut, dan si Istri atau si Anak (jika sudah dewasa) dapat melanjutkan angsuran sampai lunas
berbeda hal jika saat perjanjian kredit kendaraan motor Suami juga ikut serta dalam Asuransi pendukung yaitu asuransi jiwa. Maka Asuransi tersebut akan melindungi kewajiban Suami yang sudah meninggal dan Para Ahli Waris dari kewajiban membayar angsuran.
LANGKAH YANG BISA DILAKUKAN ISTRI
ada tiga hal yang bisa kami sarankan kepada Anda yaitu:
  1. Anda silahkan cek kembali apakah ada Asuransi jiwa atas Kredit Kendaraan tersebut;
  2. Jika tidak ada asuran jiwa maka Lanjutkan pembayaran angsuran sampai luna sebagaimana biasanya dan Kendaraan motor tersebut tetap menjadi milik anda; ata
  3. Lakukan Over Kredit dengan melibatkan pihak pemberi kredit atau Pihak leasing. Artinya anda melakukan over kredit jangan denganSepihak
Demikian Sharing dari kami, Semoga bermanfaat. Terimakasih
Daftar Pustaka

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata;

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan