TANDA TANGAN PERJANJIAN MEWAKILI PERUSAHAAN

Pertanyaan: Jika seseorang mengadakan kerjasama dengan Perseroan Terbatas (PT) Siapakah yang berhak menandatangani suatu perjanjian apakah harus direksi berdasarkan jabatannya?,: sumber gambar: mcrrecruit.com Jawaban: Pada dasarnya yang berwenang untuk mengurus Perseroan terbatas adalah Direksi sebagaimana hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”) Pasal 1 angka 5: “Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesua dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili perseroanm, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar” Sebagaimana disebutkan dalam pengertian direksi di atas, maka kewenangan direksi adalah sebagai berikut: Salah satu organ Persoran yang memiliki kewenangan penuh atas pengurusan dan hal-hal terkait kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Mewakili Perseroan untuk melakukan perbuatan hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan UUPT and anggaran dasar. Mengenai kewenangan Direksi juga disebutkan dalam Pasal 92 ayat (1) dan (2), Pasal 97 ayat (1), serta Pasal 98 ayat (1) UUPT yang berbunyi: Pasal 92 ayat (1) dan (2) UUPT: (1)  Direksi menjalankan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. (2) Direksi berwenang menjalankan pengurusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)…

UNDIAN GRATIS BERHADIAH (UGB) TIDAK LANGSUNG
harianjalegal.com , Hukum Perdata / Maret 4, 2016

  Sumber: theguardian.com Menurut Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1954 tentang Undian (“UU 22/1954”) Jo. Peraturan Menteri Sosial No. 14A/HUK/2006 tentang Izin Undian (“Permensos 14A/HUK/2006”) Pasal 1 angka 1 mengatakan bahwa: Undianadalah tiap-tiap kesempatan yang diadakan oleh suatu badan untuk mereka yang setelah memenuhi syarat-syarat tertentu dapat ikut serta memperoleh hadiah beruapa uang atau benda, yang akan diberikan kepada peserta-peserta yang ditunjuk sebagai pemenang dengan jalan undi atau dengan lain cara menentukan untung yang tidak terbanyak dapat dipengaruhi oleh peserta sendiri. Undian Gratis Berhadiah (UGB) adalah suatu undian yang diselenggarakan secara Cuma-Cuma dan digabungkan/dikaitkan dengan perbuatan lain. (Vide Pasal 1 angka 4 Permensos 14A/HUK/2006), UGB ini ada yang Langsung dan tidak langsung. UGB langsung yaitu undiaan gratis berhadiah yang penentuan pemenangnya  dilakukan secara langsung tanpa diundi, dalam waktu tertentu yang hadiahnya langsung dapat diketahui, sepeti cara menggosok/mengerik. Sedangkan UGB tidak langsung adalah undian gratis berhadiah yang penentuan pemenangnya dilakukan dengan cara mengundi kupon atau lembar bukti kepesersetaan undian dalam waktu tertentu misalnya karcis atau struk pembayaran. Hal yang harus diperhatikan oleh Badan sebagaimana tertuang dalam Pasal 2 Permensos 14A/HUK/2006 yang berbunyi: Setiap penyelenggara undian harus mendapat izin terlebih dahulu dari Menteri Sosial. Izin penyelenggaraan Undian sebagaimana dimaksud…