Jika Ada Pedamaian, Bagaimana Kasus Pidananya?

Pertanyaan: Mau tanya bpk2 yth bila ada perbuatan pidana ringan (pemukulan) tp sudah diselesaikan damai dg perjanjian bermaterai dapatkah keluarga melaporkan kpd pihak yg berwajib..? (PA by Facebook) Sumber Sambar: waktoe.com Jawab: Selamat siang Pak, terima kasih sudah bertanya. Tindak pidana yang bapak maksud yaitu tentang pemukulan namun tidak dijelakan secara detail mengenai kronologinya. Namun kami berasumsi bahwa pemukulan yang bapak maksud adalah penganiayaan yang dimaksud dengan Pasal 352 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang berbunyi “Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356, maka penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian, diancam, sebagai penganiayaan ringan, dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.” Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya, atau menjadi bawahannya. Jadi atas tindakan pemukulan tersebut ada dua kemungkinan yang akan dikenakan terhadap orang yang bapak maksud yaitu Pasal 352 ayat (1) KUHP pidana penjara maksimal 3 (tiga) bulan atau denda maksimal empat ribu lima ratus rupiah dengan pemberatan ditambah sepertiga jika korban adalah bawahan pelaku. Kemudian hal berikutnya kita harus ketahui adalah bahwa Tindak Pidana Penganiayaan adalah delik biasa. Mengenai kesepakatan…

Cinta Ade kepada Anwar Berujung di 223

Anwar sewaktu ditangkap (sumber: merdeka.com) Ada yang tahu tentang serial drama yang berjudul “PRISON BREAK”?, serial drama Amerika Serikat ini pertama kali tayang pada tahun 2005 di Fox Broadcasting. Certinya adalah tentang seorang yang ditangkap karena diduga melakukan kejahatan dan saudara kandungnya membantu untuk lepas dari hukuman sampai kabur dari penjara. Baru-baru ini “Prison Break” ala Indonesia terjadi, bukan dengan menggali terowongan, melompat tembok atau merusak sesuatu yang ada pada Lapas tapi dengan cara menyamar. Seorang narapidana yang bernama Anwar alias Rizal (25) kabur dari Rutan Salemba, Anwar menjadi narapidana atas kasus pemerkosaan yang disertai pembunuhan siswi MTs asal Benhil, Tanahabang, Jakarta Pusat. Kaburnya Anwar atas bantuan istrinya yang bernama Ade Irma Suryani, dengan cara memberikan baju gamis kepada Anwar untuk dipakai pada saat pelarian terpatnya pada hari Kamis, 7 juli 2016. Begitu “cintanya” terhadap suami sampai lupa kalau Anwar yang telah memerkosa dan membunuh keluarganya yang bernama AAP. Ade dan Anwar sepakat untuk bekerjasama membantu Anwar keluar dari Rutan Salemba. Pada hari pertama lebaran tepatnya pada tanggal 6 juli 2016 Ade sudah datang mengunjungi sang suami, entah apa yang mereka bicarakan hanya mereka yang tahu yang pasti pada lebaran kedua Ade datang kembali dengan membawa baju gamis yang digunakan…