Cinta Ade kepada Anwar Berujung di 223

Juli 13, 2016


Anwar sewaktu ditangkap (sumber: merdeka.com)

Ada yang tahu tentang serial drama yang berjudul “PRISON BREAK”?, serial drama Amerika Serikat ini pertama kali tayang pada tahun 2005 di Fox Broadcasting. Certinya adalah tentang seorang yang ditangkap karena diduga melakukan kejahatan dan saudara kandungnya membantu untuk lepas dari hukuman sampai kabur dari penjara.
Baru-baru ini “Prison Break” ala Indonesia terjadi, bukan dengan menggali terowongan, melompat tembok atau merusak sesuatu yang ada pada Lapas tapi dengan cara menyamar. Seorang narapidana yang bernama Anwar alias Rizal (25) kabur dari Rutan Salemba, Anwar menjadi narapidana atas kasus pemerkosaan yang disertai pembunuhan siswi MTs asal Benhil, Tanahabang, Jakarta Pusat. Kaburnya Anwar atas bantuan istrinya yang bernama Ade Irma Suryani, dengan cara memberikan baju gamis kepada Anwar untuk dipakai pada saat pelarian terpatnya pada hari Kamis, 7 juli 2016.
Begitu “cintanya” terhadap suami sampai lupa kalau Anwar yang telah memerkosa dan membunuh keluarganya yang bernama AAP. Ade dan Anwar sepakat untuk bekerjasama membantu Anwar keluar dari Rutan Salemba.
Pada hari pertama lebaran tepatnya pada tanggal 6 juli 2016 Ade sudah datang mengunjungi sang suami, entah apa yang mereka bicarakan hanya mereka yang tahu yang pasti pada lebaran kedua Ade datang kembali dengan membawa baju gamis yang digunakan Anwar untuk menyamar menjadi seorang wanita yang memakai Lipstik.
Betul saja, petugaspun bisa dikelabui oleh Anwar dan keluar dengan sedikit lirikan kanan kiri tanpa ada petugas yang curiga.
Ade mungkin tidak tahu apa yang dia lakukan bersama suaminya akan menjerat dia ke dalam masalah hukum. Pada Pasal 223 KUHP mengatakan:
Barang siapa dengan sengaja melepaskan atau memberi pertolongan ketika meloloskan dirikepada orang yang ditahan atas perintah penguasa umum, atas putusan atau ketetapan hakim, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.”
Ya, atas tindakannya Ade diancam pidana penjara dua tahun delapan bulan. Karena ade sudah memberikan pertolongan dengan menyediakan baju gamis untuk Anwar.
Padahal setelah pelarian, Anwar tidak bersama dengan Ade atau mengajak Ade untuk kabur. Yang terjadi adalah Anwar meninggalkan Ade dan sampai tulisan ini diterbitkan Anwar tidak tahu keberadaanya dimana.
Mudah-mudahan Anwar akan segera ditangkap supaya mereka bisa bersama kembali.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan