Surat Saran Polisi:Pembacaan Tuntutan Kasus Penistaan Agama Ahok dan Kasus Anis – Sandi Ditunda, Bolehkah?
Opini Hukum / April 7, 2017

Pada tanggal 4 April 2017 beredar surat perihal “Saran Penundaan Sidang Dengan Agenda Tuntutan Perkara Penistaan Agama Dengan Terdakwa Basuki Tjahaya Purnama Alias Ahok”. Walaupun perihal surat tentang perkara Ahok namun surat tersebut juga dikaitkan dengan perkara Anis Baswedan dan Sandiaga Uno yang sedang diperiksa oleh penyidik kepolisian. Banyak yang pro dan kontra atas surat itu, termasuk para pendukung ketiga orang yang saat ini menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur di DKI Jakarta. Banyak yang berkata bahwa Polisi sedang melakukan perlindungan terhadap Ahok. Sebenarnya tidak tepat kalau Polisi melakukan hal tersebut. Karena banyak juga tindakan-tindakan Polisi yang jika dilihat tidak melindungi Ahok dengan beberapa alasan. Alasan pertama sejak awal penetapan tersangka Ahok Polisi sudah melanggar Surat Telegram Rahasia Nomor 498 Oktober 2015 yang seharusnya setiap calon kepala daerah yang diduga melakukan tindak pidana proses penyidikannya ditunda sampai pemilihan selesai. Kalau Polisi memang berniat melindungi Ahok seharusnya sejak awal Polisi menggunakan Surat Telegram Rahasia, walaupun ada desakan dari masyarakat untuk menjadikan Ahok tersangka. Alasan Kedua adalah bahwa surat tersebut tidak dikhusukan kepada Ahok saja, dalam surat tersebut juga mengaitkan dengan kasus Sandiaga dan Anis yang sedang diperiksa oleh kepolisian, dan ini juga berbeda dengan apa yang dilakukan terhadap kasus Ahok sejak…