INDONESIA:SING MENANG OJO UMUK, SING KALAH OJO NGAMUK

April 19, 2017

Sumber: pancasila.filsafat.Ugm.ac.id

Kita Indonesia

Akhirnya kita telah melakukan pesta demokrasi dalam pemilihan umum secara serentak tahun 2017, ada yang satu kali putaran dan ada yang dua putaran.

Akhirnya juga kita sudah memilih pemimpin di daerah kita masing-masing. Ya, yang terpilih adalah yang terbaik yang dipercayai masyarakat untuk membangun wilayah di Indonesia tercinta ini.

Di negara demokrasi tercinta ini, setiap orang memiliki kebebasan berpendapat dan menyatakan sesuatu. Kadang apa yang dilakukan sudah melanggar perundang-undangan dan hal itu sangat banyak kita temui di masyarakat khususnya di media sosial. Kita melihat seakan-akan Polisi tidak berbuat apa-apa​ atas hal tersebut karena saking banyaknya tindakan yang tidak terjangkau.

Mungkin selama proses pemilihan mulai dari pengenalan pasangan calon sampai terpilih banyak dari kita yang men-judge saudara-saudara kita. Kalau milih pasangan yang ini adalah teroris dan radikal, kalau pilih pasangan yang itu adalah kafir komunis yang akan menjajah Indonesia. Banyak yang teriak-teriak dari pengeras suara menyuarakan kebencian terhadap orang lain karena pemilu.

Mari kita akhiri semua itu, sekarang sudah terpilih dan hasil pemilu pun sudah sesuai dengan proses yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan tidak bisa dibantah lagi. Mari kita dukung kepala daerah tersebut, jangan kita membuat kepala-kepala daerah tandingan yang tidak akan ada gunanya karena tidak akan punya kapasitas untuk itu.

Setidaknya jika kita tidak bisa membantu secara langsung pemerintahan kepala daerah yang sudah terpilih, mari kita doakan pemerintah mereka-mereka dan tidak mempersulit pemerintahannya.

Kita tinggal di Negara hukum, mari kita kawal setiap pemerintahan mereka. Jika ada pelanggaran hukum mari kita proses secara hukum namun bukan menggunakan kebebasan kita untuk asal lapor namun tidak memiliki kekuatan pembuktian sehingga menimbulkan kesan tidak baik bagi pemerintahan mereka dan akan mengganggu pemerintahan mereka.

Mari kita tagih janji mereka selama kampanye. Semoga Indonesia damai dengan Pancasila nya, jangan kasih “kendor” buat orang-orang​ yang ingin membuat negara ini berideologi selain Pancasila.

Salam Damai!!!!

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan