RAMAI-RAMAI MENUNTUT RIZIEQ
Berita Hukum , harianjalegal.com / Mei 10, 2017

Setelah persidangan Basuki Tjahaja Purnama (AHOK) selesai dan Jaksa membawanya ke Cipinang membuat para Relawan Badja berkumpul dan meminta kepada ketua Lembaga Pemasyarakatan Cipinang untuk mengeluarkan Ahok karena mereka menganggap tindakan menahan Ahok tidak sah karena belum berkekuatan hukum tetap (BHT) dan masih ada proses banding. Pada kesempatan itu para Relawan Badja juga meminta Ahok keluar untuk berorasi selama lima sampai sepuluh menit sebelum mereka pulang. Saat pendukung Badja orasi di Cipinang, ada salah satu tuntutan yang mengingatkan kepolisian untuk melakukan tindakan terhadap Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atas berbagai laporan yang sudah ada. Sebagaimana diketahui bahwa Laporan terhadap pemimpin FPI tersebut begitu banyak bermunculan antara lain: Laporan “Pelecehan Pancasila dan Pencemaran Nama Baik Orang Yang Sudah Meninggal” Pada tanggal 27 oktober 2016 Putri Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Rizieq atas ceramahnya yang diduga dilakukan di Jabar. Dalam video yang tersebar Rizieq mengatakan “Pancasila soekarno ketuhanan ada di pantat, Sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala”. Atas laporan ini Rizieq sudah ditetapkan menjadi tersangka karena dianggap sudah bisa memenuhi Pasal 154 a dan 320 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang masing-masing diancam 4 (empat) tahun penjara atau denda Rp45.000 dan penjara 4 (empat) bulan 2 (dua) minggu atau…