Jangka Waktu Penahanan dan Akibat Hukumnya
Hukum Acara Pidana / Juli 3, 2017

Pertanyaan: Assalamualaikum.. Minta pencerahannya Bapak/Ibu.. Jika selama 4bln belum ada pelimpahan berkas ke kejaksaan, Apakah tanahan berhak untuk meminta pembebasan? Terima kasih Jawaban: Terima kasih atas pertanyaannya. Sebelum adanya Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (“KUHAP”) atau masih menggunakan Herzien Inlandsch Reglement (“HIR”) sebagai acuan dalam melakukan proses pemeriksaan suatu perkara dalam hal-hal tertentu tidak diberikan batas-batas bagi penegak hukum untuk melakukan penahanan bahkan tidak ada instansi luas yang mengawasai penanganan yang dilakukan oleh instansi kepolisian. Karena tidak ada batas waktu yang diatur dalam HIR menyebabkan banyaknya orang yang dituduh melakukan suatu perbuatan tindak pidana ditahan sampai melewati batas waktu hukum yang mungkin diterima oleh pelaku. Sejak berlakunya KUHAP mulailah diatur lebih detail masa-masa penahanan bagi orang yang dituduh melakukan suatu perbuatan tindak pidana. Sebelum menjelaskan tentang penahanan, kami akan menjelaskan proses sebelum penahanan  yaitu adanya penangkapan. Sesuai dengan Pasal 1 angka 20 KUHAP penangkapan adalah suatu tindakan penyidik berupa pengekangan sementara waktu kebebasan tersangka atau terdakwa apabila terdapat cukup bukti guna kepentingan penyidikan atau penuntutan dan atau peradilan dalam hal serta menutut cara yang diatur dalam KUHAP. Penangkapan dapat dilakukan atas adanya bukti permulaan dan/atau pelaku ditanggap karena tertangkap tangan. Kemudian pada Pasal 19 KUHAP mengatur…