KALAU TAAT PADA PANCASILA DAN UUD 1945, KENAPA TAKUT DENGAN PERPU NO.2 TAHUN 2017?

Salah satu yang menjadi kewenangan Presiden sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 22 ayat (1) adalah membuat suatu Perpu jika dianggap ada ihwal kegentingan yang memaksa. Pada tanggal 10 Juli 2017 Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 17 tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat (“Perppu 2/2017”). Sebagaimana dijelaskan Menko Polhukam Wiranto, ada 3 (tiga) pertimbangan pemerintah dalam penerbitan Perppu.Sudah sesuai dengan Putusan MK No. 139/PUU-VII/2009, Pertama karena adanya keadaan yang membutuhkan atau mendesak untuk menyelesaikan masalah hukum secara cepat berdasarkan undang-undang. Kedua, aturan hukum yang belum memadai sehingga perppu bisa diterbitkan untuk memberikan solusi atas kekosongan hukum. Ketiga, perppu bisa diterbitkan jika kekosonga hukum yang ada tidak bisa diatas dengan menerbitkan undang-undang yang baru. Ketiga pertimbangan ini dimuat juga dalam Penjelasan Perppu 2/2017. Dari nama Perppu 2/2017 kita ketahui bahwa Perpu ini merupakan perubahan yang dilakukan oleh Presiden terhadap Undang-Undang No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat (UU 17/2013). Ada beberapa hal baru dalam Perppu 2/2017, terdiri dari 5 Pasal yang di ubah, 19 Pasal yang di hapus dan selebihnya ada 1 tambahan Bab dan 3 Pasal tambahan. Pada pokoknya perubahan dalam aturan baru ini adalah Menteri Hukum dan…

ARUS BALIK UNTUK CARI UANG UNTUK MUDIK TAHUN DEPAN
Catatan Suka-Suka / Juli 1, 2017

Mudik merupakan satu tradisi dari perantau baik yang sedang study atau bekerja untuk balik ke kampung halaman. Katanya mudik berasal dari bahasa jawa ngoko yaitu mulih dilik ada juga yang bilang mulih dhisik yang berarti pulang untuk sementara/sebentar. Mudik yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia sering dilakukan pada hari-hari raya besar agama seperti lebaran. Dengan tujuan berkumpul dengan orang tua dan sanak saudara serta kerinduan terhadap kampung halaman tentunya membutuhkan dana untuk membeli tiket transportasi. walaupun membutuhkan dana, kita bisa melihat bagaimana orang-orang begitu ramai di terminal, bandara atau stasiun kereta api. Belum lagi tindakan-tindakan yang dialami oleh orang-orang dari beberapa perusahaan transportasi. Dari pengalaman saya yang “ikut mudik” alias liburan  sewaktu lebaran 2017 ini ada hal-hal yang tidak manusiawi dilakukan oleh perusahaan atau mungkin itu oknum dari dari perusahaan bus. Saya beli tiket dari agen bus di Tangerang dengan tujuan Brebes dengan harga Rp.380.000,- (tiga ratus delapan puluh ribu) untuk tiket VIP Pukul 17.00 WIB Hari keberangkatan. Pada pukul 16.00 WIB saya telfon agen dan menanyakan apakah sudah ada bus yang akan saya gunakan, dan mereka menjawab sudah dan meminta saya segera ke loket. Setelah saya ke loket, bus ternyata belum ada dan orang di sekitar saya juga sudah…

PELAYANAN PESERTA BPJS KESEHATAN PADA MASA LIBUR LEBARAN 2017

Setiap peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (“BPJS”) Kesehatan sudah memiliki nama fasilitas primer seperti puskesmas, klinik, balai pengobatan, atau dokter keluarga yang bisa dikunjungi pada saat sakit di Kartu BPJS. Sebagaimana kami ambil dari Q&A BPJS  bahwa Kartu BPJS berlaku secara nasional, maksudnya adalah jika sudah terdaftar dan memiliki kartu BPJS maka bisa digunakan di seluruh wilayah Indonesia. Jika peserta terdaftar di suatu daerah dan peserta tersebut berada diluar daerah maka dalam kondisi ringan peserta dapat mengunjungi kantor BPJS Kesehatan yang sedang dituju. BPJS Kesehatan setempat akan mengarahkan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama yang siap untuk melayani peserta di daerah tersebut. Jika butuh penaganan khusus dari dokter spesialis maka akan dirujuk kerumah sakit di kota yang dituju tersebut. Namun dalam keadaan darurat yang penanganannya untuk mencegah kematian, keparahan atau kecatatan peserta dapat pergi ke fasilitas kesehatatan manapun yang lokasinya berada disekitar peserta. Pada saat libur lebaran BPJS Kesehatan mengeluarkan Surat Edaran Direktur Pelayanan No. 37 Tahun 2017 tentang Pelayanan Peserta Pada Masa Libur Lebaran Tahun 2017, yang pada pokoknya mengatakan: 1 . Program Mudik Nyaman Selama Di Kampung Halaman Bersama BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran yaitu H-7 dan H+7 libr lebaran (tangal 18 Juni – 02 Juli 2017); 2 ….

Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKPPIP)
Berita Hukum , Catatan Suka-Suka / Juni 7, 2017

Pada tanggal 19 Mei 2017 Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (“Perpres UKPPIP”). Perpres UKPPIP ini dibuat atas pertimbangan aktualisasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bahwa pembinaan ideologi Pancasila yang telah dan harus dilakukan perlu kejelasan arah yang terencana, sistematis dan terpadu. Diterbitkannya Prepres UKPPIP ini dibentukanlah suatu lembaga nonstructural dengan nama Unit Kerja Presiden Pembina Ideologi Pancasila (“UKPPIP”). UKKPPIP ini dipimpin oleh seorang kepala dan Bertanggungjawab langsung kepada Presiden. Tugas dari UKPPIP adalah membantu Presiden dalam hal merumuskan arah kebijakan umum pembinaan ideology Pancasila dan melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideology Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan. Dalam melaksanakan tugas tersebut UKPPIP menyelenggarakan fungsi yaitu: perumusan arah kebijakan umum pembinaan ideologi Pancasila; penyusunan garis-garis besar haluan ideologi Pancasila dan road map pembinaan ideologi Pancasila; koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila; pelaksanaan advokasi pembinaan ideologi Pancasila; pemantauan, evaluasi, dan pengusulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila; dan pelaksanaan kerja sama dan hubungan antar lembaga dalam pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila. Hari ini Rabu, tanggal 7 Juni 2017 Prsesiden Joko Widodo melantik Pengarah UKPPIP di Gedung Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan. Ada Sembilan orang Pengarah…

HIDUP RUKUN DI NEGERI TANJUNG PERAK
Catatan Suka-Suka / Juni 6, 2017

Salah satu yang membedakan Indonesia dengan negara lain adalah Panacasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika-nya. Dengan berbagai macam agama dan suku menjadikan Indonesia memiliki kekayaan yang tak terhingga. Kita pernah melihat bagaimana kerukunan umat beragama di Solo, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodingratan dan Masjid Al-Hikmah dimana kedua tempat ibadah tersebut dibangun berdempetan. Selain itu antara umat pemeluk kedua agama kristen dan islam tersebut juga melakukan koordinasi terkait dengan acara hari raya masing-masing agama. Masih banyak contoh-contoh bagaimana orang-orang yang berbeda agama disuatu daerah saling menghargai satu sama lain tanpa perlu membatasi persaudaraan. Namun akhir-akhir ini ada beberapa oknum menjadikan agama sebagai pemicu pertentangan dengan orang lain bahkan dengan satu agama sendiri karena mereka lebih memilih tetap menghargai perbedaan. Seharusnya agama dijadikan sebagai pondasi untuk perdamaian dan persatuan, tapi apakah itu sengaja atau tidak mereka yang mengatasnamakan agama menganggap orang lain tidak layak untuk berada disekitar mereka. Kefanatikan orang-orang tertentu terhadap agamanya membuat dirinya begitu gampang dan terang-terangan mengatakan bahwa agama orang lain adalah agama yang salah dan pengikutnya tidak pantas untuk masuk surga. Mereka tidak memahami bagaimana fungsi agama yang sesungguhnya. Tindakan-tindakan mengatasnamakan agama untuk membeci orang lain bukanlah ajaran agama. Bahkan sebenarnya agama pasti mengajarkan bagaimana hidup saling menghargai…

1 Juni 2017: Saya Pancasila Saya Indonesia
Catatan Suka-Suka / Juni 1, 2017

Tahun lalu Polisi Filipina mengatakan bahwa di negara mereka ISIS yang menginginkan ideology Khilafah tidak beroperasi di negara mereka. Dan tahun ini, kita bisa melihat di media-media nasional maupun internasional bagaimana ISIS menduduki kota Marawi. Tahukah kita bahwa Marawi merupakan sebuah kota yang diproklamirkan menjadi kota islam satu-satunya di Filipina walaupun kebanyakan penduduk muslimnya banyak di Kepulauan Sulu atau Bangsamoro? Meski demikian, kota ini kota yang sangat damai bertetangga dengan kota tetangga yang mayoritas beragama Kristen/Katolik?, bahkan di kota itu sendiri yang juga dihuni agama selain Islam. Tapi apa, kota ini dalam hitungan hari menjadi kota mati sejak kedatangan kelompok Maute yang berbaiat dengan kelompok ISIS. Ratusan orang menjadi korban jiwa, dari kelompok ISIS, Pasukan Filipina tidak terkecuali warga sipil menjadi korban. Mereka sadar bahwa kedatangan kelompok ekstreamis tersebut bukan karena perselisihan antara agama yang satu dengan yang lain, sekali lagi mereka sangat damai disana. Tidak ada sakit hati diantara mereka, yang muslim menyelamatkan orang-orang Kristen yang menjadi incaran kelompok ISIS. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Apakah kita sudah siap jika suatu saat kedatangan kelompok ISIS. Walupun tidak bisa dipungkiri sudah ada orang-orang yang ditangkap oleh Densus 88 karena ISIS. Personil Indonesia bisa saja siap, tapi bagaimana dengan warga sipil yang…

Mendendam: Sebuah Cerpen Karya Sang Sarjana Hukum
Catatan Suka-Suka / Mei 30, 2017

“Tak lama setelah mendengar penjelasan wanita itu, muncul pikiran yang tidak biasanya di dalam kepalaku. Sebagai pengacara yang telah berkarier secara profit selama lebih dari empat tahun, menangani kasus perceraian adalah hal yang sering kukerjakan. Selalu kuupayakan apa pun yang diminta klienku kepada ku. Namun , entah mengapa, aku tidak bisa melihat hal yang pantas dari keinginan wanita itu. Usia pernikahannya telah mencapai tujuh tahun dan telah menghasilkan satu orang anak. Aku merasa ingin mencari tahu sesuatu.” Di atas merupakan satu paragraf penggalan salah satu judul cerita cerpen yang ada pada kumpulan cerpen karya sahabat saya Arie Siregar. Jujur, saya bukan orang yang suka membaca buku-buku fiksi seperti cerpen. Kalaupun saya harus disuruh membaca lebih baik saya membaca Buku M.Yahya Harahap, S.H. yang berjudul Hukum Acara Perdata dengan tebal buku kurang lebih 914 halaman. Awalnya, tanggal 2 mei 2017 saya melihat dilaman facebook sahabat saya ini mem-posting sebuah gambar dengan caption “Alhamdullilah. Akhirnya anak pertama saya ini akan segera lahir. Segera melayang ke tempat kamu. Untuk kamu yang penasaran ingin baca, yang ingin menambah koleksi rak bukunya, bersabarlah menunggu”. Dalam hati, oh ya ternyata seorang sahabat yang dulu pernah ikut aksi untuk memperjuangkan warga Batang sewaktu magang di LBH Semarang…

 NEGARA INI (TIDAK AKAN PERNAH) MAJU
Catatan Suka-Suka / Mei 11, 2017

Sejak merdeka 17 Agustus 1945 para pemimpin berusaha untuk memajukan negara Indonesia dengan berbagai konsep-konsep dalam pemerintahannya agar bisa bersaing dengan Negara-negara asia seperti Cina, Malaysia, Singapura dan Korea Selatan yang pada saat itu juga sama-sama sedang berjuang untuk memperkaya negara masing-masing. Namun sampai sekarang, diantara negara-negara tersebut Indonesia adalah negara yang sudah jauh tertinggal. Akhir-akhir ini semakin kentara bagaimana orang memperdebatkan ideologi yang cocok untuk negara Indonesia, padahal Indonesia sendiri telah memiliki ideologi Pancasila yang lahir pada tanggal 1 Juni 1945.  Ada yang takut akan timbulnya ideologi Komunis karena berninvestasinya negara lain di Indonesia. Padahal dilain sisi presiden sekarang sedang bergerilya mengunjungi negara lain agar mau berinvestasi di Indonesia. Kemudian ada yang ingin negara Indonesia berideologi Khilafah. Sebenarnya dengan adanya peristiwa tersebut membuat Indenesia mundur 72 (tujuh puluh dua) tahun kebelakang dimana para founding father kita “memperdebatkan” pembentukan Pancasila. Kita juga melihat bagaimana orang yang sedang berkumpul, meneriakkan dan membuat spanduk “ganyang cina”. Lucu emang negara Indonesia sedang dijajah cina? Kenapa dengan cina? Handphone cina kalian pada rusak?. Banyak juga orang tidak rela dengan keberadaan WNI  keturunan tiongkok yang sepintas memiliki harta yang banyak di Indonesia tanpa berusaha untuk mengembangkan dirinya agar bisa menyaingi orang-orang yang maksud. Negara ini…